Faq ID : 31298 12 Dec, 2025 14:49 Ade S Ketentuan Operasional

Template respon untuk pertanyaan yang timbul karena perubahan rute via laut untuk Area Kalimantan

 

Q : Kenapa Pengiriman ke Area Kalimantan menjadi lama?

A :

Alternatif jawaban pertama :

Mohon maaf atas keterlambatan yang terjadi, saat ini pengiriman ke area Kalimantan di proses menggunakan charter pesawat yang terdapat penjadwalan pengiriman satu kali seminggu sehingga terjadi perubahan estimasi SLA pengiriman menjadi xx hari.

 

Alternatif jawaban Kedua : (Hanya dapat di gunakan di periode Desember hingga awal Januari)

Mohon maaf atas keterlambatan yang terjadi, sehubungan periode libur Natal dan Tahun Baru, terdapat lonjakan volume pengiriman sehingga terjadi overload untuk pengiriman melalui Jakarta. Oleh karena itu, pengiriman ke area Kalimantan di proses melalui Surabaya agar tidak tertunda terlalu lama karena menunggu jadwal pengiriman melalui Jakarta. Sehubungan perubahan ini, terjadi perubahan estimasi SLA pengiriman menjadi xx hari.

 

Q: Apakah pengiriman ke Kalimantan saat ini tidak direct melainkan ke Surabaya terlebih dahulu?

A:

Alternatif jawaban pertama :

saat ini pengiriman ke area Kalimantan di proses menggunakan charter pesawat sehingga diperlukan transit di Area Surabaya. Pengiriman dengan charter pesawat ini terdapat penjadwalan ke area Kalimantannya yaitu satu kali seminggu sehingga terjadi perubahan estimasi SLA pengiriman menjadi xx hari.

 

Alternatif jawaban kedua: (Hanya dapat di gunakan di periode Desember hingga awal Januari)

Sehubungan periode libur Natal dan Tahun Baru, terdapat lonjakan volume pengiriman sehingga terjadi overload untuk pengiriman melalui Jakarta. Oleh karena itu, pengiriman ke area Kalimantan di proses melalui Surabaya agar tidak tertunda terlalu lama karena menunggu jadwal pengiriman melalui Jakarta. Sehubungan perubahan ini, terjadi perubahan estimasi SLA pengiriman menjadi xx hari.

 

Q: kenapa tidak direct lagi dari Jakarta ke Kalimantan?

A:

Alternatif jawaban pertama :

Saat ini terdapat perubahan proses pengiriman menjadi charter pesawat agar

  • lebih banyak kuota paket/ kiriman yang dapat dikirimkan tanpa terbatas jumlah kuota jika menggunakan pesawat komersial.
  • Meminimalisir kemungkinan tidak berhasil karena tidak lolos X-Ray
  • Menimalisir terjadinya risiko rusak saat proses di Bandara
  • Mempercepat proses bagging dan penarikan di Bandara

Perubahan ini kami lakukan agar dapat meningkatkan pelayanan/ service bagi client prioritas kami. Akan tetapi, sehubungan perubahan ini akan terdapat perubahan estimasi SLA pengiriman menjadi xx hari sehubungan charter pesawat terdapat penjadwalan perjalanan ke area Kalimantan yaitu satu kali seminggu.

 

Alternatif jawaban kedua : (Hanya dapat di gunakan di periode Desember hingga awal Januari)

Sehubungan periode libur Natal dan Tahun Baru, terdapat lonjakan volume pengiriman sehingga terjadi overload untuk pengiriman melalui Jakarta. Oleh karena itu, pengiriman ke area Kalimantan di proses melalui Surabaya agar tidak tertunda terlalu lama karena menunggu jadwal pengiriman melalui Jakarta. Sehubungan perubahan ini, terjadi perubahan estimasi SLA pengiriman menjadi xx hari.

 


Faq ID : 30939 09 Oct, 2025 07:16 Ade S Ketentuan Operasional Ade S 09 Oct, 2025 07:16

Faq ID : 22400 29 Sep, 2025 14:58 Ade S Ketentuan Operasional Ade S 29 Sep, 2025 14:58

SK DIREKSI

006/SK-DIR/VII/2025

 

 

Kepada                 : Seluruh Client dan Customer SAP Express

Dari                        : Presiden Direktur

Tembusan           : Arsip

Perihal                   : Ketentuan Harga Packing Paket

Tanggal                 : 30 Juli 2025

 

Dengan Hormat,

Bersama dengan ini disampaikan ketentuan dari Harga Packing Paket di PT Satria Antara Prima Tbk sebagai berikut:

  1. Packing Kayu:
    • Minimum charge sebesar Rp 25.000
    • Perhitungan harga packing menggunakan rumus berikut;

                                      

                                          

  1. Packing Bubble
    • Minimum charge sebesar Rp 5.000
    • Perhitungan harga packing menggunakan rumus berikut:

                                     

  1. Packing Kayu + Bubble:
    • Minimum charge sebesar Rp 28.000
    • Perhitungan harga packing menggunakan rumus berikut;

                        

  1. Packing Kardus :

Dikenakan berdasarkan ukuran kardus yang digunakan, sebagai berikut:

UKURAN

HARGA

36 x 25 x 20 (ukuran kardus air mineral)

Rp 6.500

52 X 39 X 40 (ukuran kardus rokok)

Rp 11.000

 

 

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan untuk diberlakukan efektif sejak tanggal 10 Agustus 2025. Apabila di kemudian hari didapatkan adanya perubahan dalam Surat Keputusan Direksi ini maka akan kami sampaikan kembali terkait perubahan tersebut. Atas perhatian nya kami ucapkan terima kasih.

Faq ID : 30807 29 Sep, 2025 14:09 Ade S Ketentuan Operasional

SK DIREKSI

006/SK-DIR/XL/2025


Kepada       : Seluruh Klien dan Pelanggan SAP Express
Dari             : Presiden Direktur
Tembusan   : Arsip
Perihal        : Ketentuan Pengiriman Barang Multikoli
Tanggal       : 19 September 2025

Dengan Hormat,

Bersama dengan inidisampaikan ketentuan untuk pengiriman barang multikoli di PT Satria Antaran Prima Tbk. sebagai berikut :

1. Homogen Packing

Kiriman multikoli wajib menggunakan jenis packing yang sama/homogen. Tidak diperkenankan terdapat perbedaan seperti sebagian hanya dipacking kardus, sebagian di wrapping, sebagian dengan bubble wrap, atau sebagian menggunakan kayu.

2. Split AWB untuk Non-Homogen

Apabila kiriman multikolitidak homogen fienis packing berbeda), maka wajib dilakukan pemisahan menjadi beberapa AWB sesuai dengan jenis packing-nya.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan untuk diberlakukan efektif sejak tanggal 29 September 2025. Apabila di kemudian hari didapatkan adanya perubahan dalam Surat Keputusan Direksi ini maka akan kami sampaikan kembali terkait perubahan tersebut. Atas perhatian nya kamiucapkan terima kasih.










Faq ID : 30144 07 Aug, 2025 08:26 Ade S Ketentuan Operasional

Pengiriman via Udara

Seiring dengan diperketatnya regulasi pengiriman barang melalui jalur udara di bandara, terdapat potensi peningkatan jumlah paket yang gagal proses X-Ray dan dikembalikan ke Sortation Kelapa Dua karena terindikasi mengandung Dangerous Goods (DG).

Langkah Tindak Lanjut dan Peran Tim CS

Paket-paket yang gagal X-Ray dan sedang ditahan saat ini telah dicatat dan dilaporkan melalui Google Sheet  (https://docs.google.com/spreadsheets/d/1ttENmSdQZ17GHMgHsct1wFnTVicfJ0f3jO2MidpCthU/edit?gid=874252601#gid=874252601) yang secara berkala dibagikan melalui WhatsApp Group (WAG) oleh tim Gateway.
Tim Customer Experience (CX) untuk segera memberikan feedback/respons atas paket-paket tersebut guna mempercepat proses klarifikasi dan pengiriman kembali.


Catatan Tambahan

  1. Edukasi client untuk memberikan deskripsi barang dengan jelas agar dapat di filter sebelum diberangkatkan via udara.

  2. Jika akan dikirimkan via jalur Darat/Laut, pastikan client di informasikan utk SLA yang akan lebih Panjang dari SLA Regular, dan SLA dihitung dari kapal berangkat.

  3. Client di edukasi terkait minimum Berat yang akan di charge jika dikirim via darat/laut.

  4. Jika tetap diberangkatkan via udara, ada biaya tambahan :

    • Biaya Shipment Declaration sebesar Rp 500.000,- / AWB / tujuan

    • Surcharge 300% dari berat aktual

    • Melampirkan MSDS (Material Safety Data Sheet) untuk paket berisi cairan, bahan kimia, atau sejenisnya

    • Hanya berlaku untuk layanan REGULAR

  5. Apabila dalam waktu 7 hari sejak laporan gagal X-Ray dikirimkan tidak ada feedback dari tim CS, maka paket akan Direturn ke origin/seller.

  6. Untuk service yang digunakan hanya REGULAR tidak ada Prioritas (ODS/SDS).

  7. Segala kerusakan pada isi tidak jadi tanggungjawab Operational.


Lampiran

SK Direksi SAPX terkait penetapan surcharge dan prosedur tambahan dapat dilihat pada dokumen terlampir.





Faq ID : 29357 23 May, 2025 09:52 Ade S Ketentuan Operasional

Prosedur Penanganan DO Berbayar dalam Pengiriman Reguler

Opsi 1: Diproses Langsung dari Cabang Penerima (Akun Terpisah)

Pada opsi ini, dokumen DO dikirim oleh cabang penerima menggunakan layanan Reguler. No. AWB (Air Waybill) digunakan sebagai nomor referensi dan transaksi diproses dengan akun yang terpisah khusus untuk pengiriman DO.

Opsi 2: Diproses Langsung dari Cabang Penerima (Akun Sama, Bertuliskan "DO Balik")

Dokumen DO dikirim dari cabang penerima dengan layanan Reguler, menggunakan akun yang sama dengan pengiriman biasa, namun diberikan catatan khusus atau penamaan "DO Balik" pada sistem.

Opsi 3: Dikumpulkan dan Dikirim dari HO (Proses Comail)

Pada metode ini, cabang mengirim DO terlebih dahulu ke Head Office (HO) secara comail, kemudian setelah terkumpul, pengiriman dilakukan dari HO ke alamat Klient


NB : Dedicade harus memonitor proses pengembalian DO di HO terlebih di tim Incoming Comail di HO

Opsi 4: Dikirim Reguler ke HO oleh Cabang Tujuan, Lalu Di-Collect oleh Sales

Cabang tujuan mengirim DO ke HO menggunakan akun yang sama dengan pengiriman biasa tetapi di UP ke Sales yang menangani Klient tersebut. Setelah sampai di HO, Sales akan membatu proses pengumpulan DO di HO



Faq ID : 29341 19 May, 2025 09:41 Ade S Ketentuan Operasional

Panduan Pickup OnCall & Permintaan ODS (Manual OnCall)

1. Cara Pickup OnCall: Cek Koli & Berat Barang

Tujuan:

Menghindari kesalahan pemilihan kendaraan saat melakukan pickup barang dari client.

Langkah-langkah:

Langkah 1: Konfirmasi Estimasi Barang

  • Setelah menerima order OnCall, segera hubungi client untuk menanyakan estimasi jumlah koli dan berat barang.

  • Pastikan informasi ini diperoleh sejelas mungkin sebelum lanjut ke proses berikutnya.

Langkah 2: Sesuaikan Jenis Armada
Pilih armada berdasarkan kondisi barang:

Kategori

Syarat

Armada

Pickup kecil

Berat < 10kg 

Jumlah < 10 koli

Motor 

Kondisi Khusus

- Barang elektronik

- Permintaan client

- Cuaca buruk

Mobil/Van, setelah ada persetujuan cabang

Pickup susulan

Misal barang sebelumnya diambil siang, ada susulan sore di jam 17.00, Koordinasikan dengan Driver (Mobil) Shift 2

Mobil/Van, Jika sudah di ACC Dispatch

Cabang / Pusat

Pickup Menengah

Berat > 10 Kg

Jumlah > 10 Koli

Mobil/Van

Pickup besar

Berat atau volume melebihi kapasitas van

CDD / WB, sesuai kebutuhan


Langkah 3: Jika Informasi Tidak Lengkap

  • WAJIB konfirmasi ulang ke client untuk melengkapi data sebelum assign kendaraan.

Langkah 4: Catat di Sistem

  • Pastikan semua data seperti jumlah koli, berat, dan jenis barang tercatat dengan lengkap di sistem

2. Cara Menangani Permintaan ODS (Manual OnCall)

Langkah-langkah:

Langkah 1: Verifikasi Permintaan

  • Pastikan apakah tujuan pengiriman masih dalam cakupan ODS.
    Gunakan website (https://www.sapx.id/id/cek-tarif) untuk melakukan pengecekan coverage ODS.

  • Periksa juga apakah waktu masih memungkinkan untuk ODS (pick up di Weekend dan Libur Nasional)

Langkah 2: Jika Tidak Cover ODS

  • Segera informasikan ke client dan tawarkan alternatif service.
    Jika bisa ODS, sampaikan opsi REG. Jika tidak memungkinkan karena berat atau dimensi, sarankan pengiriman via Cargo/Darat.

Langkah 3: Pastikan Jumlah Tujuan

  • Tanyakan jumlah destinasi jika pengiriman dilakukan ke banyak tempat. Minta data alokasi

Langkah 4: Koordinasi & Dokumentasi

  • Jika ada kendala di lapangan, koordinasikan segera dengan tim operasional.

Jika terjadi keterlambatan, wajib dibuatkan Berita Acara Permasalahan (BAP) untuk disampaikan secara resmi ke client.




Terbit Tgl 19 Mei 2025


Faq ID : 29072 25 Apr, 2025 12:33 Ade S Ketentuan Operasional Ade S 25 Apr, 2025 12:33

Pembagian Pengiriman Jenis Kurir
Jenis Kurir A B C D
Area Kota Kabupaten Kabupaten Kabupaten
Update POD Update DRS di hari yang sama Update DRS di hari yang sama Update DRS di hari yang sama Maksimal 3 hari setelah DRS
Absensi Clock in/Out di Kantor Clock in/Out di Kantor Clock in di kantor, Clock out tidak di kantor Area Dropping Clock in/Out di area Dropping

Jenis Kurir: A, B, C, dan D

1. Area Kerja

Kurir A beroperasi di wilayah kota

Kurir B, C, dan D bertugas di wilayah kabupaten

2. Update POD

Semua kurir (A, B, dan C) diharuskan untuk melakukan update DRS di hari yang sama.

Namun, kurir D diberikan toleransi yang lebih longgar, yaitu maksimal 3 hari setelah DRS untuk melakukan update.

3. Sistem Absensi

Kurir A dan B wajib melakukan clock in dan clock out di kantor,

Kurir C melakukan clock in di kantor, tetapi clock out tidak di kantor.

Kurir D menggunakan sistem absensi berbasis area dropping, yaitu clock in dan clock out di area dropping.


Faq ID : 21219 25 Feb, 2025 13:47 Ade S Ketentuan Operasional Ade S 25 Feb, 2025 13:47
Pengiriman COD dengan Akun


Sehubungan dengan upaya peningkatan keamanan dan kenyamanan dalam proses pengiriman paket menggunakan metode COD (Cash On Delivery), bersama surat ini kami sampaikan tata cara pengiriman paket COD sebagai langkah preventif untuk mencegah adanya praktik kurir palsu (Data sebelum kurir SAPX).

Adapun beberapa langkah preventif tambahan yang telah dilakukan oleh pihak SAPX adalah sebagai berikut:

Masking Alamat:
Data alamat pelanggan pada sistem kami telah dilakukan masking untuk menjaga kerahasiaan informasi.

Double Autentifikasi:
Kami telah menerapkan sistem double autentifikasi pada core system untuk melakukan pengecekan data pelanggan, guna memastikan keamanan Rekanan/Partner dan pelanggan.

Berikut Tata Cara Pengiriman Paket COD

Step 1 
Ketika sudah sampai di Alamat Penerima Paket
Informasikan Paket Bahwa ada Paket COD yang perlu akan di kirim kepada Penerima Paket/CH?Customer/Consignee

Step 2 
Pekenaklan Diri Kepada Customer / Penerima Paket
Nama : (Sebutkan Nama Kurir)
sambil menunjukan halaman Hone Aplikasi Presensi Simmo Kepada Penerima Paket/ CH/ Customer/ Consignee

Step 3
Izin Penerima Paket/ CH/ Customer/ Consignee untuk mengambil foto kurir dengan tangan kanan menunjukan tampilan home Aplikasi Presensi Simmo & tangan kiri memegang paket

Step 4 Serah terimakan Paket COD kepada Penerima Paket/ CH/ Customer/ Consignee dan jangan lupa melakukan Update POD ditempat, setelah paket di serah terimakan




Faq ID : 23105 21 Feb, 2025 12:36 Ade S Ketentuan Operasional Ade S 21 Feb, 2025 12:36

SURAT KEPUTUSAN DIREKSI

No. 001/SK-DIR/II/2025



Kepada     : Direktur/GM/Manager/Kacab/NOS/OPS dan Seluruh Karyawan SAPX Express

Dari           : Presiden Direktur

Tembusan : Arsip

Perihal       : Ketentuan Penambahan Waktu 7 hari Hold setelah antaran pertama secara System

Tanggal      : 06 Februari 2025


Dengan Hormat,

Dengan mempertimbangkan untuk menarik seller dari competitor dan aggregator. Dengan ini diputuskan untuk:


Memberi tambahan waktu hold 7 hari di Hub tujuan setelah dilakukan antaran pertama secara otomatis dengan system


Bahwa penambahan waktu hold 7 hari dengan tujuan untuk proses konfirmasi ke Pengirim/Agen Retail/Sahabat Satria/Penerima paket yang dilakukan oleh Customer Service.

Demikian Keputusan surat direksi kami sampaikan untuk di laksanakan. Apabila dikemudian hari didapatkan adanya kekurangan, maka akan di revisi dan disampaikan perbaikannya. Atas perhatiannya di ucapkan terimakasih



Jakarta 6 Februari 2025
PT. Satria Antaran Prima, Tbk.
Faq ID : 22811 23 Jan, 2025 14:34 Ade S Ketentuan Operasional Ade S 23 Jan, 2025 14:34
Faq ID : 22449 23 Jan, 2025 14:33 Ade S Ketentuan Operasional Ade S 23 Jan, 2025 14:33

STANDARISASI CLOSING STATUS TICKET COMPLAINT BERDASARKAN STATUS UPDATED
NO STATUS PADA SAAT STUCK REDAKSI ESKALASI STATUS UPDATED BY STATUS TICKET
1 BELUM MANIFEST PICK-UP Selamat Pagi/Siang/Sore
Saat ini pickup sudah masuk ke sistem kami dan akan kami proses Pick Up ya dengan estimasi ......
Pastikan paket sudah siap ya kak

Tambahan informasi untuk pick UP Cut Off di pukul 15.00 waktu setempat, jika permintaan Pick Up diluar Cut Off akan kami proses ke esokan hari
Terima Kasih
Konfirmasi ke Tim Pick up (Dispatcher) Cabang Origin dan Memastikan untuk Melakukan Proses Pick Up PICKED UP/VOID AGENT/COURIER/DRIVER CLOSE
2 ENTRY (PENDING PICKUP) Maaf Kak permintaan pick up kaka sepertinya mengalami kendala karena.....
saat ini masih kami pantau untuk proses pick up agar segera terpick up dan kami terus kan ke proses berikut nya. Terima Kasih
Konfirmasi ke Tim Pick up (Dispatcher) Cabang OriginTerkait dan Memastikan untuk Picked Up atau Void pick up jika paket tidak ada PICKED UP/VOID AGENT/COURIER/DRIVER CLOSE
3 ENTRY (SEDANG PICKUP ULANG) Maaf Kak permintaan pick up kaka sepertinya mengalami kendala karena.....
saat ini masih kami pantau untuk proses pick up kembali agar segera terpick up dan kami terus kan ke proses berikut nya. Terima Kasih
Konfirmasi ke Tim Pick up (Dispatcher) Cabang Origin Terkait dan Memastikan untuk Picked Up atau Void pick up jika paket tidak ada PICKED UP/VOID AGENT/COURIER/DRIVER CLOSE
4 VOID (PICK-UP) Mohon Maaf kak untuk permintaan Pick up nya mengalami pembatalan, bisa di bantu apakah Paket sudah ready pick up kak? akan kami lakukan penjadwalan ulang untuk pick up kembali. Terima Kasih Konfirmasi Kesiapan Paket/Dokumen ke Seller/Client PICKED UP/VOID AGENT/COURIER/DRIVER CLOSE
5 PICKED UP Untuk Saat ini Paket sudah di pick up oleh kurir dan akan di proses verifikasi oleh Tim cabang kami. Terima Kasih Konfirmasi Ke Cabang Origin (OPS/CS) untuk segera proses Entry Verified ENTRY VERIFIED OPERATIONAL ORIGIN CLOSE
6 PICKED UP VALIDATED ENTRY VERIFIED OPERATIONAL ORIGIN CLOSE
7 MANIFESR OUTGOING Untuk Saat ini Paket sedang dalam proses penerusan ke cabang..... estimasi ... hari sampai di cabang .... kak, mohon untuk di tunggu ya kak. Terima kasih Konfirmasi ke Tim OPS Cabang Terkait untuk Incoming INCOMING OPERATIONAL DESTINATION CLOSE
8 OUTGOING SMU Untuk Saat ini Paket sedang dalam proses penerusan ke cabang..... estimasi ... hari sampai di cabang .... kak, mohon untuk di tunggu ya kak. Terima kasih Konfirmasi ke Tim OPS Cabang Terkait untuk Incoming INCOMING OPERATIONAL DESTINATION CLOSE
9 OUTGOING TRANSIT Untuk Saat ini Paket sedang dalam proses penerusan ke cabang..... karena area tersebut merupakat area penerusan, estimasi tiba ... di cabang .... ya kak, mohon untuk di tunggu. Terima Kasih Konfirmasi Ke Cabang Terkait (OPS/CS) untuk di Incoming ke Cabang Tujuan INCOMING OPERATIONAL DESTINATION CLOSE
10 OUTGOING RETURN Untuk Saat ini Paket dalam proses pengembalian (klient/seller) ya kak, berikut Resi Pengembaliannya .... akan kami konfirmasikan ke cabang untuk memantau proses pengembaliannya sesegera mungkin kak. Terima Kasih Konfirmasi ke Cabang Tujuan/Terkait No AWB Comail/Retrun nya INCOMING RETURN OPERATIONAL HO/ORIGIN CLOSE
11 INCOMING TRANSIT Untuk Saat ini Paket sedang dalam proses transit di cabang..... karena area tersebut merupakat area penerusan, akan kami terus kan dengan estimasi ... ya kak, mohon untuk di tunggu. Terima Kasih Konfirmasi Ke Cabang Terkait (OPS/CS) untuk di Outgoing ke Cabang Tujuan OUTGOING TRANSIT OPERATIONAL TRANSIT CLOSE
12 INCOMING SMU Untuk Saat ini Paket sudah sampai di cabang..... tetapi Paket belum di bongkar oleh Tim Cabang kak, akan kami pantau segera kami kirim/terus kan setelah di sortir kak. Terima Kasih Konfirmasi ke Tim OPS Cabang Tujuan/Terkait untuk DRS DELIVERY OPERATIONAL DESTINATION CLOSE
13 INCOMING Untuk Saat ini Paket Paket Sudah sampai Cabang ..... kami bantu koordinasikan dengan team cabang untuk mempercepat proses pengirimannya. Terima Kasih Konfirmasi ke Tim OPS Cabang Tujuan/Terkait untuk DRS DELIVERY OPERATIONAL DESTINATION CLOSE
14 INCOMING RETURN Untuk Saat ini Paket sudah sampai di cabang..... untuk di kembalikan ke .... (klient/seller) akan kami konfirmasikan ke cabang untuk memantau proses pengembaliannya sesegera mungkin kak. Terima Kasih Konfirmasi ke Tim Return Cabang Origin/HO Terkait untuk di Proses Return to Client SHIPMENT RETURN TO CLIENT OPERATIONAL HO/ORIGIN CLOSE
15 IRREGULARITY Mohon Maaf sebelum nya untuk Paket merupakan Pengiriman ..... kak,
(Jika Area Terjadwal) Dikarenakan wilayah pengiriman merupakan area kabupaten penerusan, maka kami memerlukan sedikit waktu tambahan dalam proses pengirimannya. Akan kami bantu koordinasikan dengan cabang terkait untuk mempercepat proses pengiriman.
mohon kesediannya untuk menunggu, Terima Kasih.
(Jika Area Penerusan) di mana pengiriman ke wilayah tujuan mengikuti jadwal yang sudah ditentukan. kami bantu koordinasikan dengan team cabang untuk mempercepat proses pengirimannya.
Mohon kesediaannya menunggu sampai paket bisa diterima, Terima kasih
Konfirmasi Ke Cabang Terkait Untuk Kendala Pengirimannya (Jika Penjadwalan Pengiriman Konfirmasikan Tanggal Pengirimannya) DELIVERY/RETURN OPERATIONAL DESTINATION CLOSE
16 POD UNDELIVERED (No tidak dapat di hubungi) untuk pengiriman tersebut info dari team kami bahwa customer tidak dapat dihubungi saat pengantaran kak, mohon dibantu infokan nomor penerima yang bisa dihubungi ya bu agar kami teruskan ke team cabang untuk mempercepat proses pengiriman. Terima kasih
(Alamat Tidak Dapat Ditemukan) untuk pengiriman tersebut info dari team kami bahwa alamat tidak dapat ditemukan. mohon dibantu infokan detail alamat lengkap dan nomor telepon yang bisa dihubungi agar kami teruskan ke team cabang untuk mempercepat proses pengiriman.
demikian Informasinya kami ucapkan terimakasih.
Konfirmasi ke Cabang Terkait Kendala Paket/Dokumen belum terkirim dan Konfirmasi Ke Client Jika Terjadi kekurangan Data penerima (No telepon, alamat lengkap) DELIVERY/RETURN OPERATIONAL DESTINATION CLOSE
17 HANDOVER COURIER Untuk Saat ini Pengiriman Belum berhasil di kirim karena .... bisa di infokan detail alamat atau no telpon yang bisa di hubungi kak, kami bantu koordinasikan dengan team cabang untuk mempercepat proses pengirimannya. Terima Kasih Konfirmasi ke Tim OPS Cabang Tujuan/Terkait untuk DRS kembali untuk proses kirim Ulang/Proses Return DELIVERY/RETURN OPERATIONAL DESTINATION CLOSE
18 DELIVERY Untuk Saat ini Paket sedang Proses pengiriman Oleh kurir kami ke alamat kak, Mohon kesediaannya menunggu sampai paket bisa diterima, kami bantu koordinasikan dengan team cabang untuk mempercepat proses pengirimannya. Terima kasih Konfirmasi ke Tim OPS/CS Cabang Tujuan DELIVERED/UNDELIVERED OPERATIONAL DESTINATION CLOSE
19 DELIVERED Untuk Saat ini Paket sudah Sukses diterima oleh ... akan kami Koordinasikan ke tim Cabang untuk Proses pengembalian (DO/POD Kembali) dan segera kami info kan Resi untuk pengembaliannya, Terima kasih Konfirmasi ke Tim OPS/CS Cabang Tujuan OUTGOING RETURN/ENTRY VERIFIED (AWB RETURN) OPERATIONAL DESTINATION CLOSE

Diterbitkan Tgl 12 November 2024

Faq ID : 22404 22 Jan, 2025 14:24 Ade S Ketentuan Operasional Ade S 22 Jan, 2025 14:24

Jakarta, 20 Mei 2024

No. 007/SAPX-CORSEC/V/2024

Kepada: Yth. Pelanggan SAP Express

Perihal: Aturan Pengiriman Barang Fragile dan Barang Packing Kayu

Dengan hormat, Sebelumnya kami ucapkan terima kasih telah menjadi pelanggan setia SAP Express yang sudah memberikan kepercayaan kepada kami untuk melayani Ibu Bapak dalam kebutuhan jasa pengiriman perusahaan Anda.

Perlu kami informasikan bahwa sering terjadi kasus kerusakan/pecah barang kiriman terutama untuk barang yang mudah rusak/pecah (frugile) seperti Trophy, Arcrilic, kaca, dll, meskipun barang fragile tersebut sudah dipacking dengan kardus dan dipacking kayu.

Kasus rusak nya barang fragile yang sudah dipacking dalam bor itu terjadi karena inner packing yang digunakan kurang proper sehingga ketika terjadi guncangan dalam proses handling atau dalam kendaraan, barang tersebut masih bergoyang/bergerak sehingga mengakibatkan rusak pecah, dan kerusakan itu tidak dapat ditanggung oleh Asuransi meskipun sudah dipacking box dan kayu.

Untuk itu setiap ada kiriman barang frugile yang sudah dipacking (box dan kayu) maka SAPX Express diizinkan untuk melakukan pengecekan apakah inner packing nya sudah proper atau tidak untuk mencegah kerusakan barang.

Kedepannya, setiap pengiriman barang fragile, meskipun sudah dipacking bor dan kayu, Client terlebih dulu menginformasikan kepada CS/Sales masing masing agar bagian Operasional kami dapat melakukan pengecekan ulang. SAPX diperbolehkan untuk mengecek packing apakah sudah aman atau belum, apabila packing belum sesuai maka SAPX dapat memperbaiki inner packing barang tersebut dan biaya atas inner packing tersebut dibebankan kepada Customer, hal ini untuk menghindari adanya kerusakan paket.

Untuk packing Barang yang diperbaiki tersebut memerlukan tambahan waktu selama 3 (tiga) hari sehingga akan mempengaruhi Service Level Agreement (SLA) pengiriman.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga kerjasama yang sudah terjalin dengan baik ini dapat kita tingkatkan lagi di masa yang akan datang.





Faq ID : 22875 22 Jan, 2025 14:23 Ade S Ketentuan Operasional Ade S 22 Jan, 2025 14:23

FLOW PENGIRIMAN INTERNATIONAL CASH RETAIL

  1. Pengirim drop paket ke agen atau cabang terdekat
  2. Agen atau cabang create AWB melalui LapakSatria di menu pengiriman International
  3. Paket di pick up dan dikirim ke HO (Kepala Dua)
  4. Paket sampai di Kelapa Dua dan Tracer info ke grup Gateway
  5. Tim retail make sure by tracking AWB tersebut mulai dari deskripsi barang, nilai barang,detail penerima.
  6. Konfirmasi ke tim Aramex apakah pengiriman bisa dilanjutkan atau tidak. Jika tidak bisa dilanjutkan maka buat comail untuk retur paketnya.
  7. Jika sudah clear dan pengiriman bisa dilanjutkan, cek apakah deksripsi barang sudah sesuai atau belum
  8. Jika belum, maka konfirmasi ke agen untuk detail barang dan nilai barangnya, lalu req IT untuk ubah deskripsi barang melalui helpdesk
  9. Jika semua sudah aman buat commercial Invoice, update status AWB melalui coresys menjadi Delivery – POD Delivered
  10. Create AWB International melalui coresys.
  11. Infokan DRS, AWB International dan Commercial Invoice ke Tracer melalui grup Gateway
  12. Selesai



FLOW PENGIRIMAN INTERNATIONAL CORPORATE

  1. Client informasi ke CX dedicated untuk intruksi pickup Dokumen Luar negeri
  2. Paket di pick up dan dikirim ke HO (Kepala Dua)
  3. Paket sampai di Kelapa Dua dan EDP informasikan paket/dokumen tersebut
  4. Tim CX make sure ke cx dedicated apakah ini dikirim atau tidak dan dicek mulai dari deskripsi barang, nilai barang,detail penerima dengan data lengkap. Paket/Dokumen yang dikirim bukan bersifat rahasia, berharga, dokumen penting, kepemilikan pribadi atau hal yang beresiko
  5. Jika client menginformasikan tidak jadi dikirim, maka cx dedicated menginformasikan untuk dilakukan return
  6. Cx konfirmasi ke tim Express panca vendor apakah pengiriman bisa dilanjutkan atau tidak. Jika tidak bisa dilanjutkan maka diinformasikan ke client untuk di return atau cancel pengiriman
  7. Jika sudah clear dan pengiriman bisa dilanjutkan, maka dilanjutkan pengiriman
  8. Jika semua sudah aman buat manifest , rekap pengiriman dan membuat no comail dari HO ke express panca vendor
  9. Konfirmasi tersebut ke team EDP untuk di validasi input create awb
  10. Konfirmasi kembali ke express panca vendor untuk dilakukan pengiriman
  11. Jika sudah tiba di express panca vendor , vendor menginformasikan terkait awb resi pengirman tersebut yaitu awb SAP dan awb vendor DHL
  12. Monitoring dengan cek di link website vendor DHL (dari espress panca vendor ke vendor DHL)
  13. Cx konfirmasi awb tersebut ke cx dedicated untuk diinformasikan ke client
  14. Jika sudah sampai, maka cx req IT untuk di update sukses dari manifest rekapan tersebut
  15. Selesai





Jika membutuhkan informasi lebih lanjut bisa konfirmasi ke mba Anggi (6285782208062)


Faq ID : 22403 22 Jan, 2025 14:21 Ade S Ketentuan Operasional Ade S 22 Jan, 2025 14:21

Jakarta, 3 Mei 2024

No. 003/SAPX-CORSEC/V/2024

 

Kepada: Yth. Pelanggan SAPX Express

Di tempat

Perihal: Ketentuan Umum Pengiriman LCD/LED TV

Dengan hormat, Sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Bapak/ibu Pelanggan kepada SAPX Express.

Melalui surat ini kami informasikan mengenai ketentuan umum SAPX Express untuk pengiriman LCD/LED TV, perlu diketahui bersama bahwa saat ini Perusahaan Asuransi tidak dapat mengcover jaminan asuransi untuk pengiriman LCD/LED TV karena tingginya tingkat resiko kerusakan pada layar LCD/LED TV.

Untuk itu SAPX Express tidak melayani pengiriman LCD/LED TV via udara atau luar pulau karena pada saat di Bandara, handling barang dilakukan oleh pihak eksternal sehingga sulit untuk memastikan keamanan prosedur mereka dalam menangani barang mudah rusak tersebut.

SAPX Express hanya melayani pengiriman LCD/LED TV untuk pengiriman intra city atau pulau Jawa saja karena handling ditangani oleh SAPX Express sendiri.

Dengan penjelasan di atas maka jika ada pengiriman LCD/LED TV via udara atau luar pulau, maka SAPX Express tidak bertanggung jawab atas kerusakan barang tersebut.

Untuk penjelasan lebih lanjut Bapak/Ibu dapat menghubungi Sales/CS PIC masing masing. Ketentuan ini berlaku per Mei 2024 hingga seterusnya.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga dapat dimaklumi